Jumat, 18 September 2015

Nyatakan!

tak bisa lebih lama
aku menahan gelora
gaung di dada semakin menggema
terasa sesak memenuhi rongga
denyut nadi berdenyut cepat
jantung pun kian menghentak

ahh, cepat sekali namamu menyerbu
memburu dalam setiap napasku
mengalir dalam darahku
menyatu dalam sel-sel kalbu

benarkah ini cinta?
aku ragu mengatakan padamu

aku mengkultus
menunggu sabda sang waktu
biarkan dia yang memutus.


September 2015

Kamis, 17 September 2015

Di Penghujung Napas

tak kira seperti ini jadinya
cinta yang selama ini aku jaga
lenyap meniada

kisahku bermula
ketika sekujur tubuh mulai mendingin
ketika sendi-sendi mulai mengarat
dunia terasa dingin
membeku dan mengkaku

seketika
rongga dada menghampa,
tak mampu hidup aku di dalamnya
lalu
ke mana ku cari udara
ke mana ku cari nafas
jika semua sirna musnah

demi penghujung waktu
beri aku sehembus
untuk mengucap mantra jiwa
sebelum menutup mata
sebelum mengatup dada

selama-lamanya!

Sekarang!

keluar!
keluarlah dari masa laluku.
keluar!
keluarlah dari masa depanku.
masuk!
merasuklah dalam darahku.

sekarang!

sampai waktu yang tak terbilang.

Pergi

aku ingin pergi
dan mencoba tak kembali
aku ingin tahu
seberapa berartinya diriku
seberapa pentingnya kau untukku
terkadang,
kau harus belajar merelakan
agar tahu rasanya kehilangan
dan ketika kau ingin kembali
kau akan tahu ke mana harus pulang
dan ketika kau telah di sini
kau tak ingin ke mana-mana lagi.

Senin, 07 September 2015

Hidup Yang Mematikan

hidupku adalah kematian
mati dari penglihatan
mati dari pendengaran
mati dari perkataan
mati dari perilaku
mati dari perasaan

hidupmu penuh kebutaan
buta dari penglihatan yang nyata
hidupmu penuh ketulian
tuli dari pendengaran yang baik
hidupmu penuh kebisuan
bisu dari perkataan yang jujur
hidupmu penuh kelumpuhan
lumpuh dari perilaku yang benar
hidupmu penuh kematian
mati dari perasaan yang tak kau iya kan

matimu adalah kehidupan
hidup dari kenyataan
hidup dari kebaikan
hidup dari kejujuran
hidup dari kebenaran
hidup tanpa kedustaan.

September 2015