Wayang Twit #Semar Mbah Sujiwo tejo
1. 10 tahun terakhir lebih aku suka #Semar krn sembahyangnya gak pakai jadwal..seluruh hidupnya,termasuk ktk guyon, adalah sembahyangnya
2. Tokoh2 lain spt Yudistira yg dikenal sangat spiritual, sembahyangnya masih pakai saat2 ..pakai jadwal..#Semar gak gitu
3. Andai #Semar jd sopir taksi, jd anggota DPR dll, maka ketika nyetir atau ketika sidang..semua itu bagian yg sah dari sembahyangnya
4. Ketika #Semar sedang ngetwit, andai saat itu ud ada twitter, maka ngetwitpun bagian yg amat sah dari sembahyangnya
6. Yup, setuju..Maka kentut Semar bisa ngusir “syetan” Batari Durga @antosarung: @sudjiwotedjo bahkan kentutnya #semar juga sembahyang”
7. IQmu agak anu .. @dikaChilik: bahkan ketika berdosa adalah sah sembahyang? RT @sudjiwotedjo : #Semar”
8 Yup..mengakui kebesaran Tuhan @febrymansyah: Ktika melirik wanita pun sembahyang..#Semar
9. Hanya org dangkal yg memandang perempuan bahkan mengencuknya tidak sebagai sesuatu yg sakral #Semar
10 Ketika hahahehe melawakpun, mengajak manusia hepi, #Semar meniatkannya tak lain cuma sebagai sembahyang
11. Bagi #Semar ..tak ada senang tak ada susah…tangisnya telah melebur di dalam tawa, tawanya telah mencebur dalam samudra tangis
1. 10 tahun terakhir lebih aku suka #Semar krn sembahyangnya gak pakai jadwal..seluruh hidupnya,termasuk ktk guyon, adalah sembahyangnya
2. Tokoh2 lain spt Yudistira yg dikenal sangat spiritual, sembahyangnya masih pakai saat2 ..pakai jadwal..#Semar gak gitu
3. Andai #Semar jd sopir taksi, jd anggota DPR dll, maka ketika nyetir atau ketika sidang..semua itu bagian yg sah dari sembahyangnya
4. Ketika #Semar sedang ngetwit, andai saat itu ud ada twitter, maka ngetwitpun bagian yg amat sah dari sembahyangnya
7. IQmu agak anu .. @dikaChilik: bahkan ketika berdosa adalah sah sembahyang? RT @sudjiwotedjo : #Semar”
8 Yup..mengakui kebesaran Tuhan @febrymansyah: Ktika melirik wanita pun sembahyang..#Semar
9. Hanya org dangkal yg memandang perempuan bahkan mengencuknya tidak sebagai sesuatu yg sakral #Semar
10 Ketika hahahehe melawakpun, mengajak manusia hepi, #Semar meniatkannya tak lain cuma sebagai sembahyang
11. Bagi #Semar ..tak ada senang tak ada susah…tangisnya telah melebur di dalam tawa, tawanya telah mencebur dalam samudra tangis
